Pages

Subscribe:

Rabu, 01 Agustus 2012

Bahaya Rokok Pada Fungsi Otak








Bukti efek negatif dari kebiasaan merokok kembali diungkap oleh sebuah penelitian. Para ahli di Inggris menunjukkan bahwa merokok dapat mempercepat penurunan kualitas memori, cara berpikir, dan belajar khususnya di kalangan pria. Temuan ini menambah daftar panjang alasan bagi para perokok untuk segera berhenti.







Bukan rahasia lagi kalau dalam sebatang rokok setidaknya terkandung sekitar
4.000 zat kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia. Tak heran apabila banyak penelitian menyebutkan bahwa asap rokok memiliki andil besar dalam merusak kesehatan.








Dalam riset terbaru yang dipublikasikan pada 6 Februari 2012 dalam jurnal Archives of General Psychiatry, Severine Sabia dari University College London beserta rekan-rekannya menganalisis data sekitar 5.100 pria dan lebih dari 2.100 wanita. Penelitian dilakukan dengan cara menilai serta menganalisis responden terkait fungsi mental, seperti memori, pembelajaran, dan pengolahan pikiran.


Penilaian fungsi mental para responden dilakukan selama tiga kali selama kurun waktu 10 tahun. Sedangkan penilaian status merokok responden dilakukan enam kali dalam kurun waktu 25 tahun. Usia rata-rata responden adalah sekitar 56 tahun ketika penilaian pertama dilakukan.

Peneliti menemukan bahwa di kalangan kaum pria, merokok berhubungan dengan merosotnya kemampuan otak yang lebih cepat. Selain itu, penurunan yang lebih masif terjadi pada pria yang terus merokok selama masa penelitian.


Di antara responden yang berhenti merokok, upaya meninggalkan rokok rupanya tidak terlalu membantu. Peneliti menemukan bahwa pria yang berhenti merokok dalam 10 tahun sebelum penilaian pertama dilakukan ternyata masih berisiko mengalami penurunan mental, terutama terkait fungsi “eksekutif” pada otak. Namun, mereka yang telah berhenti merokok dalam jangka waktu lama, cenderung mengalami penurunan fungsi otak lebih lambat.

“Akhirnya, hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ada hubungan antara merokok dengan penurunan kemampuan mental, terutama pada usia lebih tua,” kata peneliti.

Peneliti menambahkan, meski temuan tersebut telah menemukan hubungan antara merokok dan penurunan mental pada pria, tetapi hal ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

“Temuan ini menggarisbawahi bahwa merokok memiliki dampak buruk terhadap otak. Kebiasaan merokok di usia pertengahan adalah faktor yang dapat dimodifikasi yang mana efeknya mungkin setara dengan penurunan (fungsi mental) hingga rata-rata 10 tahun,” kata Dr Marc Gordon, Kepala Neurologi di Zucker Hillside Hospital, Glen Oaks, NY, yang tidak terlibat dalam penelitian.




Dampak negatif yang diakibatkan proses masuknya nikotin dalam sel-sel otak, yang diantaranya sebagai berikut:

  1. Daya ingat (memori) dan konsentrasi seseorang akan semakin berkurang. Sehingga cenderung lebih lambat dalam memahami suatu hal, dibandingkan seseorang yang tidak merokok.
  2. Perubahan suasana hati atau mood seperti cepat marah, depresi, stress, kecemasan, kegelisahan dan memiliki rasa tidak nyaman.
  3. Resiko penyakit stroke dan kanker otak.
  4. Adanya penurunan fungsi otak juga akan berakibat pada rendahnya kemampuan seseorang dalam menyelesaikan suatu masalah. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai IQ yang semakin menurun.







Dalam riset ini, para ahli tidak menemukan hubungan antara efek merokok dan penurunan fungsi mental pada kaum wanita. Alasan untuk perbedaan jenis kelamin ini belum terungkap dengan jelas. Tetapi, hal itu mungkin berkaitan dengan fakta bahwa pria umumnya cenderung merokok lebih banyak ketimbang wanita.




Sumber:ilmupsikologi.com







Matikan rokok sebelum rokok mematikanmu !


Baca juga artikel :
BAHAYA RADIASI HP LEBIH SADIS DARI ASAP ROKOK


Artikel yang berkaitan



1 komentar:

Fitta tatawarna mengatakan...

uda tau bahaya , tp orang orang gapeduli hiks

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...